Otak
para musisi jazz memiliki spontanitas yang tinggi, improvisasi dalam bermusik
menunjukkan adanya aktifitas yang tinggi pada area otak yang terkait dengan
bahasa lisan dan sintaks, yang digunakan untuk menafsirkan struktur frasa dan
kalimat. Tetapi menurut study dari Johns Hopkins, jenis musik ini juga dapat
menurunkan aktifitas pada area otak yang berkaitan dengan semantik, yaitu area yang
digunakan untuk menafsirkan arti bahasa lisan.
Thursday, 20 February 2014
Thursday, 13 February 2014
Stockholm Syndrome
Posted by
Saung Daeng
Stockholm
Syndrome adalah sebuah fenomena psikologis
paradoks di mana seorang tawanan/sandera menunjukkan perasaan sayang dan
keterikatan emosional pada orang yang menawan dan menganiayanya, biasanya
disebabkan karena rasa ketidak berdayaan atas situasi yang dirasakan oleh sang
korban.
Self Fulfilling Prophecy
Posted by
Saung Daeng
Self Fulfilling
Prophecy adalah ramalan yang terwujud sendiri, ramalan yang secara
langsung atau tidak, menyebabkan ramalan itu jadi nyata. Konsep ini juga
dikenal dengan istilah lain seperti Pygmalion effect yaitu suatu
fenomena yang mengungkapkan bahwa apa yang kita pikirkan atau harapkan agar
terjadi seringkali akan betul - betul menjadi kenyataan.
Teori Dalam Psikologi Pendidikan
Posted by
Saung Daeng
Teori pendidikan menurut aliran
Empirisme
Aliran
empirisme merupakan aliran yang mementingkan stimulasi eksternal dalam
perkembangan manusia. Aliran ini mengatakan bahwa perkembangan anak tergantung
pada lingkungan, sedangkan pembawaan anak yang dibawa semenjak lahir tidak
dianggap penting.
Tokoh utama
aliran ini adalah John Lock seorang filsuf dari Inggris. Teori aliran ini
mengatakan bahwa anak yang lahir ke dunia dapat diumpamakan seperti kertas
putih yang kosong dan yang belum ditulisi, atau lebih dikenal dengan istilah
“Tabularsa” (a blank sheet of paper). Menurut aliran ini anak-anak yang lahir
ke dunia tidak mempunyai bakat dan pembawaan apa-apa seperti kertas putih yang
polos. Oleh karena itu anak-anak dapat dibentuk sesuai dengan keinginan orang
dewasa yang memberikan warna pendidikannya.
Musik membantu Perkembangan Pikiran dan Emosi
Posted by
Saung Daeng
Kognitif dan
Musik Kognitif merupakan semua proses dan produk pikiran untuk mencapai
pengetahuan yang berupa aktivitas mental seperti mengingat, mensimbolkan,
mengkategorikan, memecahkan masalah, menciptakan dan berfantasi.
Penelitian
menunjukkan bahwa musik dapat memberikan rangsangan-rangsangan yang kaya untuk
segala aspek perkembangan secara kognitif dan kecerdasan emosional (emotional
intelligent). Roger Sperry (1992) dalam Siegel (1999) penemu teori Neuron
mengatakan bahwa neuron baru akan menjadi sirkuit jika ada rangsangan musik
sehingga neuron yang terpisah-pisah itu bertautan dan mengintegrasikan diri
dalam sirkuit otak, sehingga
Musik dan Kecerdasan
Posted by
Saung Daeng
Berita tentang Efek Mozart sangat populer beberapa tahun lalu. Fenomena ini
berawal dari Amerika Serikat pada tahun 1993 dan meluas ke berbagai negara
termasuk ke Indonesia. Semenjak itu, musik klasik dipercaya dapat menambah
kecerdasan anak bila diperdengarkan kepada bayi. Bahkan, ketika bayi masih di
dalam kandunganpun ibu-ibu hamil sering mendengarkan CD musik klasik untuk bayi
yang sedang dikandungnya. CD musik klasik untuk bayi menjadi banyak dijumpai di
toko-toko, karena begitu banyak peminatnya. Benarkah musik klasik dapat
meningkatkan kecerdasan bayi?
Subscribe to:
Comments (Atom)